Karakteristik Istri yang Ideal Menurut Islam

Karakteristik istri yang ideal menurut islam – Dalam perkara memilih pasangan, baik pria maupun wanita pasti menginginkan pasangan hidup yang ideal. Terlebih lagi, seorang pria yang akan menjadi pemimpin dalam keluarga memiliki impian untuk mempunyai istri yang baik dan ideal untuk dinikahi.

Ada yang memilih istri karena keindahan parasnya. Ada pula yang mementingkan nasab atau garis keturunan. Sebagian lainnya memilih istri yang ideal karena akhlak dan agamanya. Sehingga wanita yang memiliki karakteristik istri yang ideal menjadi tolak ukur bagi pria dalam memilih pasangan hidup. Nah sebetulnya, apa yang menjadi karakteristik istri yang ideal menurut islam berikut penjelasannya :

Menjaga Aurat dan Busana

Karakteristik istri ideal menurut islam yang pertama adalah menjaga aurat dan busana. Aurat adalah bagian tubuh dari seorang wanita yang tidak boleh dilihat apalagi disentuh oleh yang bukan mahramnya selain suaminya.

Idealnya menjaga aurat adalah kewajiban bagi seorang istri, selagi tidak bersama dengan suami. Memakai busana atau hijab yang baik dan tertutup menjadi pelindung bagi seorang istri dari pandangan buruk orang lain terhadap dirinya dan keluarganya.

Taat Beragama (Sholehah)

Karakteristik istri ideal menurut islam yang kedua adalah taat beragama (sholehah). Sebagaimana Rasulullah bersabda dalam hadist berikut :

“Perempuan itu dikawini atas empat perkara, yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, atau karena agamanya. Akan tetapi, pilihlah berdasarkan agamanya agar dirimu selamat.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Hadist tersebut memberikan gambaran mengenai istri yang ideal menurut islam untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menikah. Tidak hanya dilihat dari fisik, nasab, harta saja namun karakteristik istri yang taat dalam agamanya dan sholehah menjadi prioritas utama dalam memilih istri ideal untuk dinikahi.

Menjaga Kehormatan Suami

Karakteristik istri ideal menurut islam yang ketiga adalah menjaga kehormatan suami. Seorang suami adalah qowwam bagi keluarga, maka sebaik-baiknya istri adalah menjaga kehormatan suaminya. Istri yang menjaga iffah dalam keluarga dan menutupi aib serta kekurangan suami dari orang lain merupakan karakteristik istri yang ideal.

Memiliki Sifat Penyayang dan Menyenangkan Suami

Karakteristik istri ideal menurut islam yang keempat adalah memiliki sifat penyayang. Yang dimaksud dengan istri yang penyayang (al-wadud) adalah istri yang memberikan kasih sayang dan perhatian pada suaminya. Memberikan perhatian dan menyampaikan perkataan dengan lemah lembut serta berusaha tampil menawan di hadapan suami supaya merasa senang dan nyaman. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang artinya:

“Nikahilah wanita yang penyayang dan subur karena aku berbangga dengan banyaknya umatku pada hari kiamat.” (HR. Abu Dawud, senada dengan An Nasa’i dan Ahmad)

Bersyukur dengan Pemberian Suami

Karakteristik istri ideal menurut islam yang kelima adalah bersyukur dengan pemberian suami. Setiap manusia sudah memiliki takaran rezekinya masing-masing termasuk nafkah dari suami. Istri yang ideal akan selalu merasa cukup dan bersyukur atas pemberian suami selama nafkah yang diberikan adalah halal dan tidak melanggar aturan agama islam.

Mempunyai Sifat Malu

Karakteristik istri ideal menurut islam yang keenam adalah mempunyai sifat malu. Sebagai wanita yang fitrahnya adalah makhluk terindah di dunia ini. Kemudian Allah memberikan hidayah dengan menanamkan sifat malu pada setiap wanita untuk menjaga kehormatannya. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda dalam hadis berikut :

“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah)

Seorang wanita yang memiliki sifat pemalu adalah tanda bahwa ia adalah calon istri ideal dan baik untuk dinikahi. Karena wanita pemalu adalah calon istri yang ideal, terhormat dan memiliki kemuliaan, karena ia mampu menjaga dirinya dan keluarganya dari kerusakan.

Amanah

Karakteristik istri ideal menurut islam yang ketujuh adalah amanah. Ia mampu menjaga harta, keamanan, kehormatan, serta kepercayaan suaminya ketika tidak ada. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surah berikut :

” …Oleh sebab itu, wanita yang shalih ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara (dirinya dan harta suami) ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah (menyuruh) memeliharanya…” (QS. An-Nisa : 34)

Itulah tujuh karakteristik istri yang ideal menurut islam, kita tahu bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Namun keidealan sebuah pernikahan adalah baik suami maupun istri mau sama-sama taat dan menerima setiap kekurangan maupun kelebihan pasangannya. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Comment