Salahkah Jika Jatuh Cinta?

Salahkah jika jatuh cinta?- Setiap manusia pasti pernah jatuh cinta kepada lawan jenis. Cinta tumbuh secara alamiah sebagaimana Allah SWT menganugerahkan kasih sayangnya kepada setiap manusia. Tidak dipungkiri, jika kita tidak bisa menahan untuk tidak jatuh cinta. Karena jatuh cinta dapat hadir kapan saja, dimana, dan kepada siapa cinta itu berlabuh.

Pertanyaannya, apakah salah jika jatuh cinta kepada lawan jenis yang belum halal? 

Jatuh cinta bukanlah sesuatu yang haram. Sah-sah saja jika kita merasakan jatuh cinta. Karena cinta adalah sebuah rasa yang menjadi fitrah bagi setiap manusia. Namun, kita punya pilihan untuk menentukan arah cinta tersebut yaitu apakah mengantarkan pada ridha-Nya atau pada jurang kemaksiatan.

Seperti halnya cinta dalam diam. Mungkin sebagian kita pernah merasakannya, ada hal yang tidak bisa diungkapkan namun hati selalu mengarah kepadanya. Cinta dalam diam ini dianggap tepat ketika diri belum terikat dalam pernikahan. Namun bukan berarti ketika jatuh cinta kita tidak mau memperjuangkan sang kekasih hati.

Layaknya cinta yang diperjuangkan baik wanita maupun laki-laki harus sama-sama saling memperjuangkan bisa melalui jalur langit dan berikhtiar memperbaiki diri. Meskipun dalam perjalanannya, tidak melulu bisa bersanding dengan kekasih yang diidamkan. Sesungguhnya tidak akan sia-sia perjuangan tersebut, karena Allah SWT akan mencatat niat dan kebaikan hamba-Nya dalam menjaga cintanya.

Bukankah cinta pada akhirnya membuat diri kita berjodoh dengan seseorang, tetapi Allah SWT telah menjodohkan kita dengan orang yang namanya telah tertulis di Lauful Mahfuzh.

Jadi, janganlah kita menaruh harapan sepenuhnya kepada orang yang kita cintai. Karena sesungguhnya berharap kepada manusia hanya akan dapat kekecewaan. Cukuplah cinta dalam diam dan serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Setelah usaha dalam diam ini dilakukan dengan mengikhlaskan semuanya kembali kepada Allah.

Sebagaimana Umar bin Khattab berkata :

“Apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku.”

Leave a Comment