Memaknai Maulid Nabi Muhammad SAW

Memaknai maulid Nabi Muhammad SAW – Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW adalah momen besar bagi umat islam dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dan merenungkan kembali sejarah serta perjuangan beliau. Nabi Muhammad SAW adalah manusia mulia dan terpuji serta menjadi suri tauladan bagi umat islam.  Maka kita sebagai umatnya sudah sepatutnya memaknai maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh sukacita.

Dalam memperingati maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sekedar perayaan saja. Namun dengan cara merenungkan ajaran dan teladan Nabi Muhammad SAW, dan bagaimana kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga kita bisa menjadi individu yang lebih baik dan bijak dalam bertindak. Seperti meneladani empat sifat terpuji beliau yaitu “shiddiq” (jujur), “amanah” (dapat dipercaya), “tabligh” (menyampaikan), dan “fathonah” (cerdas).

Selain itu, memperingati maulid Nabi Muhammad SAW dengan memperbanyak dzikir, doa, dan bersholawat sambil merenungkan perjuangan beliau. Bagaimana Nabi Muhammad mensyiarkan islam dengan segenap harta, jiwa, dan raganya. Sungguh malu, kita sebagai umatnya malah justru melupakan perjuangan beliau.

Bahkan sampai akhir masa hayatnya Nabi Muhammad SAW terus mengingat umatnya “Ummati, ummati, ummatin” dan berdoa kepada Allah SWT agar umatnya tidak merasakan kesakitan yang ia rasakan. Begitu besar kasih sayang Nabi Muhammad SAW kepada umatnya seperti kasih sayang seorang ayah kepada umatnya. Adapun salah satu manfaat bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW yaitu mendapatkan syafaat di akhirat kelak. Hal tersebut berdasarkan hadist Tirmidzi berikut ini:

أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً

Artinya: “Orang yang paling berhak mendapatkan syafaatku kelak adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR at-Tirmidzi)

Ketiga, adalah memaknainya dengan rasa syukur. Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW mengingatkan kita untuk bersyukur kepada Allah SWT telah lahirnya cahaya kebaikan di bumi ini melalu perantara Nabi Muhammad SAW. Semasa hidupnya, Nabi Muhammad SAW tidak pernah menyerah untuk menjadi teladan bagi umat manusia di muka bumi. Beliau bersama para sahabatnya senantiasa mengajarkan bahwa Islam membawa kebaikan.

Semoga kita semua bisa menjadi umat baginda Nabi Muhammad SAW di yaumul akhir kelak dan bisa menjalani sunah dan meneladani sifat dan akhlak Nabi Muhammad SAW sehingga kita bisa menjadi manusia yang baik dan berakhlakul kharimah. Aamiinya robbal alamin.

Leave a Comment