Ketika Zulaikha mengejar cinta Yusuf – Pernah ga? kamu menginginkan sesuatu tapi kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang kamu inginkan. Atau justru kamu mengejar sesuatu malah semakin jauh dari kamu.
Kalo pernah, kamu ga sendiri! itulah hidup dimana kamu dituntun untuk bisa ridho dengan ketetapan Allah SWT. Seperti kisah Zulaikha yang mengejar cinta Yusuf berikut ini :
Zulaikha adalah wanita cantik sekaligus pejabat tinggi Mesir yang kaya raya pada zamannya. Zulaikha pernah mengejar cinta Yusuf dengan dorongan nafsu dan ambisi pribadinya. Namun Allah SWT menjaga Nabi Yusuf dengan memalingkan hawa nafsunya melakukan perbuatan dosa tersebut.
Bukan karena cinta itu haram secara mutlak. Tapi karena cinta itu suci dan dijaga dengan cara yang halal pada waktu yang tepat. Allah berfirman dalam QS.Yusuf:24 :
“Dan sungguh wanita itu telah berkehendakkepadanya (Yusuf) dan Yusuf pun berkehendak kepadanya sekiranya dia tidak melihat tanda dari Tuhannya…”
Dari kutipan ayat tersebut menjelaskan bahwa ketika manusia dikejar dengan cara yang tidak Allah SWT ridhoi, Allah SWT bisa saja memalingkan hasilnya.
Dalam banyak tafsir menyebutkan bahwa Zulaikha kemudian mengalami fase kehancuran hidup, kehilangan, dan penyesalan. Dititik itu arah jalan hidup Zulaikha berubah. Ia tidak lagi mengejar Yusuf, tapi memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Hikmahnya adalah Allah SWT sering menghentikan atau menunda rencana seseorang bukan untuk menghukumnya, melainkan untuk meluruskan arah hatinya.
Kisah Zulaikha dan Yusuf bukan janji bahwa setiap yang bertaubat pasti akan mendapatkan orang yang sama. Tapi pesan besarnya adalah kalau kamu menaruh manusia didepan, kamu bisa kecewa.
Tapi kalau Allah SWT yang kamu taruh di depanmu, Allah SWT yang akan mengatur sisanya dan pasti yang terbaik untukmu. Dan apapun hasilnya, itu lebih aman untuk hatimu.
Mungkin saat ini kamu sedang mengejar seseorang, atau mungkin kamu merasa sedang dijauhkan. Pertanyaannya bukan “kenapa dia menjauh?” Tapi “Sudahkah aku menepatkan Allah SWT di urutan pertama hatiku?”
Sehingga ketika hasilnya tidak seseuai yang kamu harapkan, kamu tidak menyalahkan dirimu sendiri. Tapi kamu mulai merasa apa yang saat ini sedang diperjuangkan adalah kuasa-Nya. Dan hanya kepada-Nya lah kamu berharap.
Dengan melepaskan ia yang kamu cintai dan masa depanmu kepada-Nya akan lapang hatimu dalam menjalani hidup. Karena ketika arahmu sudah benar, yang datang bukan hanya cinta, tapi juga ketenangan.
Dari kisah Zulaikha dan Yusuf mengajarkan untuk selalu meletakkan hatimu dan hidupmu kepada yang pemilik takdir. Hanya kepada Allah SWT kamu berserah dan hanya kepada Allah SWT kamu menyembah. Semoga artikel ini bermanfaat.