Musibah Besar Yang Sering Terjadi di Masa Tua

Musibah besar yang sering terjadi di masa tua Tidak ada seorangpun yang dapat menghindari masa tua. Karena masa tua adalah siklus kehidupan yang harus dijalani oleh setiap manusia. Di masa tua, manusia mulai menyadari bahwa waktu sangatlah berharga dan hanya bisa mengenang waktu sebelumnya yang tidak bisa terulang lagi.

Pada masa tua juga, manusia akan mengalami banyak perubahan baik dalam hal pekerjaan, aktivitas fisik, maupun sosialnya. Itulah mengapa kehidupan manusia di masa tua cenderung fokus pada kesehatan, hubungan keluarga, dan kegiatan yang menyenangkan. Bahkan ambisi atas pencapaian dalam hidupnya sudah dihabiskan pada masa sebelumnya.

Dan seringkali manusia hanya melakukan aktivitas yang bisa membuat hidupnya merasa tenang di masa tuanya. Namun, bukan berarti masa tua adalah sesuatu yang menakutkan bagi manusia. Karena sejatinya umur manusia adalah karunia dari Allah ta’ala yang perlu disyukuri baik pada masa muda maupun masa tua. Selama serang hamba memahami apa yang harus ia maknai dalam usia yang Allah ta’ala karuniai tersebut.

Namun, ada sebagian lainnya yang merasa bahwa masa tua adalah sebuah musibah besar dalam hidupnya. Karena ia menganggap bahwa waktu dan tenaganya terbatas dalam melakukan aktivitas yang ia senangi. Terkadang musibah besar yang dirasakan pada sebagian manusia di masa tuanya disebabkan beberapa hal ini, antara lain:

1) Terpenjara dengan masa lalu dan berputus asa dari rahmat Allah

Masa tua bukan sesuatu yang menakutkan jika dimaknai dengan iman. Sesungguhnya setan menyesatkan manusia yang telah lanjut usia dengan mewarnai pikirannya dengan prasangka negatif supaya putus harapannya kepada Allah ta’ala.

2) Kagum dengan amalan ketaatan yang pernah dilakukan

Jangan terlena dengan amalan yang telah dilakukan sebelumnya. Karena siapa yang akan menjamin, apakah amalan tersebut diterima atau tidak di sisi-Nya. Karena sesungguhnya akhir hayat menjadi penentunya.

3) Suka mendzalimi orang

Ada sebagian orang di masa tuanya mengalami kefakiran harta bahkan kemalangan dalam hidupnya. Hal ini bisa jadi disebabkan karena kedzaliman yang pernah dilakukan sebelumnya kepada orang lain. Ingat bahwa kedzaliman itu adalah hutang yang harus dibayar kontan sebelum pelakunya meninggal dunia dan azab di akhirat kelak pasti menunggunya.

4) Menyimpan dendam pada episode takdir dalam kehidupan

Murka pada takdir dalam lembaran hidup membuat seseorang terhina dihadapan pemilik takdir. Dimana kasih sayang-Nya tidak pernah pilih kasih kepada manusia.

5) Tidak menjaga amalan hati

Karena hati adalah standar kebaikan amalan badan. Jika niat dan hatinya baik maka segala perilakunya pun akan baik. Dari ibadah shalat, puasa, sampai haji, hati itu diibaratkan sebagi rajanya.

Maka jadikanlah masa tua sebagai masa emas dalam memperbaiki iman, amalan, dan ibadah kepada-Nya. Karena Allah ta’ala adalah Tuhan yang Maha Penerima Taubat. Selagi masih diberikan kesempatan usia panjang pergunakan dalam kebaikan dan mendekatkan diri kepada-Nya. Hingga Allah ta’ala ridho sampai akhir hayat kita. Aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *