Solusi bagi Orang Yang Sedang Jatuh Cinta

Setiap orang pernah merasakan jatuh cinta, karena cinta adalah sebuah rasa yang Allah SWT hadirkan bagi setiap makhluknya. Orang yang sedang jatuh cinta akan merasakan kebahagiaan dan keindahan dalam hidupnya. Namun karena cinta pula, dapat membuat orang yang sedang jatuh cinta menjadi kecewa dan terluka.

Orang yang sedang jatuh cinta yang didominasi karena hawa nafsu akan terjerat dalam mabuk cinta yang terlarang. Hal ini akan menimbulkan penyakit hati bahkan mendekati perbuatan zina dan maksiat. Terlebih lagi jika harapan tidak sesuai dengan realita serta tidak dibentengi dengan syariat islam, cinta bisa menjadi bumerang dalam kehidupan. Berikut adalah solusi bagi orang yang sedang jatuh cinta :

Menikah

Solusi pertama bagi orang yang sedang jatuh cinta adalah menikah. Mencintai orang yang akan dinikahi adalah harapan namun mencintai orang yang dinikahi adalah kewajiban.
Dalam kehidupan, setiap manusia sudah ditentukan jodohnya oleh Allah SWT, tugas kita adalah ikhtiar dan bedoa. Ketika kita sedang jatuh cinta dan ingin meraih cinta pujaan hati untuk menjadi pasangan hidup kita. Solusi utama adalah dengan menikahinya sesuai dengan syariat islam, agar tidak terjadi fitnah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَمْ أَرَ لِلْمُتَحَابَّيْنِ مِثْلَ النِّكَاحِ

Saya belum pernah melihat (solusi) untuk dua orang yang saling jatuh cinta selain menikah (HR. Ibnu Majah, shahih).

Solusi alternatif lainnya dalam meredam hawa nafsu atau syahwat yang begitu besar akan pujaan hati bagi orang sedang jatuh cinta adalah dengan cara berpuasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ.

Wahaii sekalian pemuda, barangsiapa yang sudah mampu untuk menikah maka hendaklah dia segera menikah. Barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa karena puasa dapat menahan dirinya dari ketergelinciran perbuatan zina. (H.R Bukhari dan Muslim)

Melepaskannya

Solusi kedua bagi orang yang sedang jatuh cinta adalah melepaskannya. Terkadang dalam hidup Allah SWT seakan menghadirkan kita dengan seseorang yang membuat kita kagum, bahagia, bahkan membuat kita kecewa.
Allah SWT menguji keimanan dan kesabaran kita dalam menjalani kehidupan, karena Allah SWT sudah mempersiapkan rencana yang jauh lebih baik daripada apa yang selama ini kita harapkan. Allah berfirman dalam surah berikut :
كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ
“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah : 216)
Maka hendaklah kita selalu berprasangka baik dengan apa yang Allah SWT hadirkan dalam hidup kita. Ketika hasrat ingin memiliki namun belum mampu atau merasa belum pantas. Bahkan sang pujaan hati sudah menikah dengan yang lain, maka melepaskan adalah cara terbaik bagi orang yang sedang jatuh cinta.

Dengan menjauh dan memberi jarak serta tidak ingin mencari kabar tentang dirinya akan membuat kecintaan kita terhadap dirinya akan hilang seiring berjalannya waktu, sebagaimana sebuah perkataan :

البعيد عن العين بعيد عن القلب

Sesuatu yang jauh dari pandangan mata, akan jauh pula di hati”.

Leave a Comment