Makna Idul Fitri bagi Umat Islam

Makna Idul Fitri bagi umat islam – Idul Fitri dalam bahasa Arab disebut dengan Īd al-fiṭr atau Lebaran. Idul Fitri merupakan hari raya atau peringatan kemenangan bagi umat islam setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan. Hari raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriah. Karena penentuan 1 Syawal yang berdasarkan peredaran bulan tersebut, maka Idul Fitri atau Hari Raya Puasa jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi.
Hari raya Idul Fitri atau lebaran bagi umat islam merupakan momen istimewa serta sebagai waktu sukacita dan penuh berkah dan waktu untuk membagikan harta kekayaan seseorang kepada mereka yang tidak mampu agar turut berbahagia di hari raya. Idul Fitri juga sebagai waktu untuk amal, yang dikenal sebagai Zakat al-Fitr.

Lantas apa yang membedakan istilah Hari Raya Idul Fitri dengan Lebaran?

Makna “Lebaran”

Kapan Lebaran 2023? Ini Jadwal Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU

Lebaran merupakan istilah yang dipakai di Indonesia untuk merujuk pada perayaan hari raya Idul Fitri. Lebaran dimaknai sebagai hari baru, hari yang lapang, hari penyatuan, dan hari libur yang dirayakan oleh semua orang. Tradisi lebaran bagi umat islam di Indonesia menjadi momen untuk berkumpul kembali bersama keluarga, apalagi keluarga yang karena suatu alasan, misalnya pekerjaan atau pernikahan, harus berpisah atau lebih dikenal dengan mudik (pulang kampung).

Idul Fitri di Indonesia disebut dengan Lebaran, di mana selama perayaan, berbagai hidangan disajikan. Hidangan yang paling populer dalam perayaan Idul Fitri di Indonesia adalah ketupat, yang memang sangat akrab di Indonesia dan Malaysia. Bagi anak-anak, biasanya para orang tua memberikan THR kepada mereka.

Selama lebaran Idul Fitri, biasanya masyarakat berkunjung ke rumah-rumah tetangga ataupun saudaranya untuk bersilaturahmi, yang dikenal dengan “halalbihalal”, saling meminta maaf. Beberapa pejabat negara juga mengadakan gelar griya bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi. Membersihkan rumah dan membeli baju baru sebagai budaya yang dimaknai kembalinya fitrah di hari yang suci.

Sedangkan untuk “Makna Idul Fitri”

32 Poster Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2023, Cocok jadi Status  WhatsApp, Instagram &Facebook - Tribunmanado.co.id

Tidak seperti makna kata ‘lebaran’ yang dipengaruhi budaya, Idul Fitri memiliki makna yang berkaitan erat dengan tujuan yang akan dicapai dari kewajiban berpuasa. Tujuan berpuasa yaitu menjadi manusia yang bertaqwa. Idul fitri berasal dari dua kata “id” dan “al-fitri”. Id secara bahasa berasal dari kata aada – ya’uudu, yang artinya kembali. Hari raya disebut ‘id karena hari raya terjadi secara berulang-ulang, dimeriahkan setiap tahun, pada waktu yang sama.

Sedangkan kata ‘fitri’ memiliki dua makna, yaitu suci dan berbuka. Suci berarti bersih dari segala dosa, kesalahan, kejelekan, dan keburukan. Sedangkan fitri yang berarti berbuka berdasarkan pada hadits Rasulullah SAW: ”Dari Anas bin Malik: Tak sekali pun Nabi Muhammad SAW. Pergi (untuk shalat) pada hari raya Idul Fitri tanpa makan beberapa kurma sebelumnya.”

Idul Fitri bagi umat islam dimaknai sebagai hari kembalinya seseorang kepada keadaan suci atau pembebasan diri dari segala dosa, kesalahan, kejelekan, dan keburukan sehingga berada dalam kesucian atau fitrah. Karenanya bukan hanya yng dilihat oleh fisik saja yang dipersiapan namun alangkah baiknya momen Idul Fitri sebagai waktu yang tepat untuk muhasabah diri. Idul Fitri dijadikan sebagai momen memperbaiki, memaafkan dan merenung bagi umat islam. 

 

Itulah Istilah Idul Fitri dan Lebaran yang merujuk pada perayaan yang sama namun memiliki makna yang berbeda. Perbedaan makna tersebut didasari oleh penyebutan Hari Raya Idul Fitri dan Lebaran yang muncul karena budaya dan bahasa yang ada di Indonesia.

Selamat merayakan hari yang Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Mari jadikan momentum hari kemenangan ini untuk menjadi insan yang semakin baik dalam ketaatan. Aamiin ya robbal alamiin.

Leave a Comment