Cara Memelihara Syukur

Cara memelihara syukur – Sebagian dari kita pernah merasa lelah dengan aktivitas rutin yang dilakukan. Manusia memang tidak pernah luput dari yang namanya berkeluh kesah dari ujian Allah SWT. Sesungguhnya ujian membentuk kita menjadi pribadi yang tangguh dan tidak berputus asa, ujian juga dapat mengangkat derajat seorang hamba di sisi Allah SWT.

Allah SWT menganugerahkan banyak nikmat di alam semesta ini dan sebagian dari kita tidak menyadarinya. Maka tidak semestinya manusia berputus asa dari rahmat-Nya. Sebab Allah SWT menjamin rezeki setiap makhluk-Nya sampai kematian menjemputnya. Allah SWT yang Maha Baik sangat mengasihi hamba-Nya yang pandai bersyukur dan beranji akan menambah nikmat kepada hamba-Nya yang selalu bersyukur.

Lantas, adakah cara supaya kita bisa menjaga hati, lisan, dan perilaku supaya kita senantiasa bersyukur? Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan dalam memelihara syukur :

1) Ucapkan terima kasih kepada Allah SWT

Ucapkanlah terima kasih kepada Allah SWT sekecil apapun nikmat dari-Nya. Sungguh Allah SWT menjamin nikmat setiap makhluk-Nya, maka tidak perlu khawatir soal rezeki. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Qur’an surat berikut :

۞ وَمَا مِنْ دَاۤبَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ
Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (QS.Hud : 6)

2) Selalu berpikir positif

Berpikir Positif di Tengah Pandemi, Dokter: Dimulai dengan Self Care

Jangan biarkan pikiran-pikiran negatif mengganggu aktivitasmu seperti mengeluh, berburuk sangka kepada Allah SWT.  Ketahuilah bahwa sebagian prasangka buruk adalah dosa. Sebagaimana yang dijelaskan dalam surat Al-Qur’an berikut :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ
“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat : 11)

3) Biasakan duduk sejenak setelah sholat fardhu

Ketika rasa lelah mulai datang maka hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah berwudhu dan melaksanakan sholat fardhu tepat waktu. Biasakan duduk sejenak setelah sholat fardhu, lalu pejamkan mata, dan berdzikirlah dengan ungkapan rasa syukur, seperti membaca hamdalah. Sembari berdzikir dan cobalah memvisualisasikan kesuksesan. Bayangkan seolah telah meraih kesuksesan. Kegiatan semacam ini akan membantu dalam menjaga semangat.

4) Jauhi kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain

Membandingkan Diri dengan Orang Lain, Baguskah? – DEPOK POS

Mulai fokus terhadap perkembangan diri kamu dan jauhi kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Bersabarlah dengan anugerah yang ada, dan bersabarlah selalu. Karena setiap manusia memiliki keunikan yang berbeda-beda dengan segala kelebihan dan kekurangan. Maka sudah sepatutnya kita bersyukur dengan apa yang sudah Allah SWT berikan kepada diri kita. Sunggu Allah SWT Maha Mengetahui terhadap ciptaan-Nya.

5) Tersenyum dan nikmatilah hidup dengan indah

Berbahagialah dengan senyuman yang lebar dalam menjalani hidupmu. Bayangkan dari sekian ribu sperma, kamulah yang dipercayai oleh Allah SWT untuk lahir kedunia. Maka nikmati hidupmu dengan indah dan bermanfaat terhadap sesama.

Leave a Comment