Berjuang sendiri itu melelahkan – Setiap orang pasti pernah berada di fase hidup terasa melelahkan. Seolah kita sendirian memikul beban yang sangat berat. Tapi sebetulnya ada hal yang lebih melelahkan yaitu ketika kita hanya mengandalkan diri sendiri.
Itulah kenapa kita dianjurkan untuk selalu dekat dengan Allah, agar hati merasa tenang ketika dihadapkan dengan ujian hidup. Bahkan ketika ujian datang, menjaga prasangka dan semangat ibadah agar tetap konsisten itu enggak mudah loh.
Tantangannya itu luar biasa, kalau semua itu kita tanggung sendirian tanpa melibatkan Allah. Tantangannya juga akan terasa berat kalau kita menolak kehidupan sosial di sekeliling kita.
Kita itu makhluk sosial, vibes orang disekitar kita bakal ngaruh banget ke cara pandang dan cara kita menjaga kualitas iman sehari-hari. Teman yang baik bukan sekedar tempat berbagi cerita dan senang-senang saja, tapi dia adalah support system yang saling membangun kualitas diri dan iman.
Sebagaimana dalam QS.Az-Zukhruf ayat 43, Allah berfirman :
“Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa”
Ayat ini menyebutkan bahwa ada banyak persahabatan dalam hidup yang dapat menghabiskan waktu kita sia-sia. Tapi hanya sebagian yang menuntun ke jalan takwa. Selain itu, ayat ini menjelaskan tentang hari kiamat, ketika orang-orang lebih memikirkan dirinya daripada nyawa orang lain, engga peduli keluarga dan teman sendiri. Di akhirat nanti, yang awalnya sahabat bisa jadi musuh karena tanpa sadar mereka saling menjerumuskan semasa di dunia.
Tapi tidak semua akan ada satu jenis circle yang awet sampai ke surga, yaitu mereka yang saling mengingatkan tentang Allah dan tentang keimanan satu sama lainnya. Mereka yang engga membiarkanmu tersesat sendirian.
Ibadah itu ibarat mendaki gunung, yang namanya mendaki itu butuh persiapan matang. Mendaki gunung sendirian itu memang lebih tenang karena enggak ribet. Tapi akan jauh lebih mudah, ketika kita punya seseorang yang saling mendukung dan membersamai.
Poinnya kita enggak butuh teman “baik” tapi kita butuh teman yang bisa bikin kita jadi manusia yang lebih baik. Itulah mengapa berjuang sendiri itu melelahkan karena semua dipikul sendiri. Kita butuh support system yang selalu mengingatkan kita dalam kebaikan dan menjaga iman agar tetap konsisten dalam beribadah. Semoga artikel ini bermanfaat.
