Apapun kondisinya balik lagi ke Allah! – Setiap orang pasti pernah di hadapkan dengan masalah yang terasa sempit. Hingga ada satu momen dimana hampir menyerah dengan hidup ini. Dunia ini memang dinamis dan selalu berubah-ubah seiring berjalannya waktu.
Uang akan habis,kekuasaan akan jatuh, orang yang dicintai bisa pergi kapan saja bahkan apa yang disandarkan di dunia ini bisa saja hilang dalam semalam.
Namun kehilangan materi tidak membuat kita kehilangan segalanya selama kita masih bersandar sama Allah, tali kita engga ikut putus. Dunia ini fana, semua yang kita miliki bisa hilang, dan satu-satunya cara untuk memilikinya kembali adalah dengan kembali kepada Sang Pencipta.
Saat dunia terasa sempit dan semangat mulai redup, ingat masih ada Allah yang Maha Memberi. Satu-satunya yang janji-Nya bisa dipercayai. Maka jaga harapan itu agar tidak padam hanya kepada-Nya.
Selama kita percaya Allah engga akan pergi begitu saja. Maka kita akan selalu punya harapan untuk memulai kembali esok hari. Tapi yang bikin kita takut apa masih ada kesempatan esok harinya?
Dalam QS.Yunus ayat 57 Allah berfirman :
“Wahai manusia, sungguh telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur’an) dari Tuhanmu. Penyembuh bagi sesuatu (penyakit) yang terdapat dalam dada. Dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang mukmin”
Ayat ini memberikan pelajaran bahwa Allah adalah Syifa (penyembuh). Kenapa gitu? karena Allah tahu penyakit yang ada di dada manusia. Allah tahu apa yang hambanya butuhkan dan yang terbaik bagi masa depannya.
Pada akhirnya ketika kita terluka oleh harapan dunia, kita akan kembali kepada-Nya dengan kepasrahan yang utuh setelah ikhtiar. Seolah-olah Allah bilang “nanti kalau ada apa-apa balik lagi ke sini ya. Kalo balik ke Allah hati akan teras alapang dan pikiran akan kembali jernih.
Sejak awal pun kita tidak engga diminta datang hanya saat keadaan utuh dan kuat. Kita diminta datang dalam “keadaan apapun” karena Allah bersedia untuk menyembuhkan kembali hati kita yang terluka.
Guys, engga ada kata telat kalau kita masih di kasih kesempatan hidup hari ini! Justru pas udah jauh, pas lagi jatuh-jatuhnya dan udah engga tahu lagi mau kemana satu-satunya tempat pulang yang paling aman ya cuma Allah.
Kalau dunia menolakmu, Allah akan selalu menerimamu kapanpun dan dimanapun. Karena saat kita balik, saat itu kita sadar bahwa cuma rumah ini yang benar-benar bikin hati tenang dan aman. Kembali ke Allah karena hanya Dia yang bis amengubah kehilangan dan kekecewaan hidup menjadi kemenangan dan ketenangan jiwa. Semoga artikel ini bermanfaat.
