Bulan Ramadhan jangan dilewatkan – Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, maka sangat disayangkan jika kita melewatkan bulan Ramadhan dengan sia-sia. Padahal Rasulullah SAW menyerukan kabar bahagia pada bulan Ramadhan setelah bulan Sya’ban berikut ini :
1) Amal-amal istimewa
Bulan Ramadhan adalah peluang untuk mengumpulkan pahala dengan menjalankan ibadah dan menjauhi larangan-Nya. Rasulullah SAW bersabda :
“Wahai manusia! Sungguh telah menaungi kepada kalian semua, bulan yang agung, bulan yang penuh berkah. Didalamnya terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Allah mewajibkan puasa pada siangnya dan menjadikan qiyam (sholat malam) pada malamnya sebagai amalan sunah.”
2) Pahala berlipat ganda
Banyak keutamaan lainnya di bulan Ramadhan, salah satunya Allah akan melipatgandakan pahala setiap kebaikan kecil yang kita lakukan. Hal ini tertuang dalam hadis berikut ini:
“Barang siapa yang pada bulan itu (Ramadan) mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, maka nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya. Dan, barang siapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan 70 kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadan.” (HR. Bukhari-Muslim)
3) Bulan kasih sayang
Pada bulan ini, Allah SWT membukakan pintu rahmat dan pengampunan-Nya untuk setiap hambanya yang mau bertaubat. Dari Zaid bin Khalid Al Juhani bahwa Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa memberi makan berbuka puasa bagi orang yang berpuasa maka ia mendapat seperti pahala orang-orang yang puasa tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun.”.
Sedekah di bulan Ramadahn adalah jalan pembuka kasih sayang dan ampunan-Nya. Maka pada bulan ini kita dianjurkan untuk senantiasa bersedekah dan berbuat baik kepada orang-orang disekitar kita. Dalam HR. At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.”
4) Pembuka rezeki
“Ramadhan adalah bulan kesabaran, sedangkan kesabaran itu balasannya adalah surga. Ia (juga) bulan tolong menolong. Didalamnya rezeki seorang mukmin ditambah” (HR.Ibnu Khuzaimah dalam Shahih no.1887)
Begitu spesialnya bulan Ramadhan ini, selain bulan pengampunan dan pembuka rahmat dan pahala-Nya. Pada bulan Ramadhan ini adalah kesempatan kita untuk kembali fitrah dan bermuhasabah diri untuk terus berusaha dijalan-Nya. Dengan memperbaiki diri pada bulan suci ini, artinya kita telah memenuhi hak rohaniah diri kita untuk senantiasa bersih dan diridhoi-Nya.
Dengan berusaha memperbanyak kebaikan dan mengamalkan ibadah wajib maupun sunah secara rutin merupakan bentuk rasa syukur kita akan karunia yang Allah SWT berikan kepada kita. Semakin kita bersyukur semakin bertambah pula rahmat dan nikmat yang Allah SWT berikan dalam hidup kita berupa kebaikan-kebaikan dari-Nya.
Semoga kita bisa menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini dengan khusyu dan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT menerima amal ibadan kita. Aamin. Mari bersama tumbuh dan istiqomah…Salam
