irmawati.id

Pilihanku VS Pilihan Allah

Pilihanku vs pilihan Allah – Kita sebagai manusia sering kali menaruh kepercayaan dengan sesuatu yang justru membahayakan masa depan kita. Ketika kita jatuh cinta, seringnya kita memilih berdasakan penilaian kita tanpa melibatkan sang pemilik hati. Bahkan ketika kita berdoa seringnya kita meminta kepada Allah untuk dijodohkan dengan orang yang kita cintai.

Bukan doanya yang salah, tapi fokus permintaan kita yang mungkin perlu dibenerin, mindset kita yang perlu yang ditanamkan bahwa sebaik-baiknya penilai adalah Allah. Kita mulai belajar dengan kisah Ali bin Abi Thalib yang pernah mengatakan, “Jika doaku dikabulkan, aku senang. Namun jika doaku tidak dikabulkan, aku jauh lebih senang.”

Kenapa Ali merasa senang, jika doanya tidak dikabulkan? kalau kita malah kecewa ga sih?bahkan udah nethink duluan sama Allah. Tapi ini lanjutan dari kata-kata beliau, “Karena yang pertama adalah pilihanku, sedangkan yang kedua adalah pilihan Allah”.

Beliau sadar kalau akal manusia itu punya keterbatasan, sedangkan rencana Allah enggak punya batas. Pilihan beliau mungkin memuaskan bagi keinginannya saat itu, sementara pilihan Allah menyelamatkan hidup dan amsa depannya. Dalam QS.Al-An’am ayat 83 Allah berfirman :

“Itulah keterangan yang Kami anugerahkan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan orang yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui.”

Yang perlu kita highlight adalah kata Hakimun ‘Alim yang “Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui”. Allah enggak pernah salah menempatkan sesuatu dan Allah tahu kebutuhan setiap hambanya. Allah juga tahu apa yang akan terjadi ketika doa kita dikabulkan sekarang. Dan Allah tahu kapan kita siap menerima amanah darinya.

Kebijaksanaan Allah itu lebih besar dari kebijaksanaan hakim dunia. Setiap perhitungan-Nya enggak pernah salah dan enggak pernah luput. Allah engga menolak doa, meskipun jawabannya enggak selalu “iya”. Allah yang paling tahu kesiapan dirimu, Allah yang lebih tahu yang terbaik untuk masa depanmu. Jika kita yakin dengan ketetapan-Nya ada pahala yang Allah berikan, ada kebaikan yang Allah siapkan.

Bisa jadi doa yang belum terjawab saat ini adalah cara Allah mengabulkan doa kita dengan jawaban yang di luar ekspektasi kita. Kita melihat hari ini, tapi Allah melihat seluruhnya dari hari ini,kemarin, dan yang akan datang. Allah melihat skenario hidup kita bahkan part yang kita sendiri enggak pernah pikirkan akan terjadi.

Kalau doa kita gagal, coba berprasangka baik sama Allah karena bisa jadi Allah sedang menjaga kita dari sesuatu yang enggak kita harapkan pada akhirnya. Berhenti merasa bersedih ketika doamu tidak berjalan dengan keinginanmu. Itu berarti Allah sedang mengganti rencana kecilmu dengan rencana besar-Nya.

Jadikan Allah sebagai pilihan pertamamu, sebagai ketenanganmu. Karena hanya Allah yang Maha Mengetahui sementara kamu tidak. Allah perencana terbaik dalam hidupmu. Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Referensi by Quranic Storytelling

 

 

Exit mobile version